Di sebuah sungai jernih yang mengalir di tengah hutan, tinggal ikan kecil bernama Bubu. Bubu selalu takut pada burung Bangau yang sering berdiri diam di tepi sungai, karena ia pikir Bangau pasti ingin memakannya. Bubu pun selalu bersembunyi jika melihat bayangan Bangau.
Suatu sore, hujan deras turun dan air sungai menjadi keruh dan deras. Bubu tersesat dan terjebak di genangan air dangkal yang mulai mengering karena arus surut. Ia panik dan berteriak minta tolong. Burung Bangau yang bernama Gagah mendengar teriakan itu. Ia melihat Bubu yang kesusahan. Meskipun biasanya ia memakan ikan kecil, Gagah merasa kasihan. Dengan paruhnya yang lembut, Gagah mengangkat Bubu dan membawanya kembali ke sungai yang dalam dan aman.
Bubu sangat terkejut dan berterima kasih. "Aku pikir kamu akan memakanku," kata Bubu. Gagah tertawa, "Aku memang pemangsa, tapi aku tidak tega melihat makhluk lain kesusahan." Sejak hari itu, mereka menjadi teman yang tak terduga dan sering mengobrol di tepi sungai.
Pesan Moral: Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan atau reputasinya. Kebaikan hati bisa ditemukan di tempat yang paling tidak terduga, dan membantu sesama yang sedang kesusahan adalah tindakan yang mulia, terlepas dari siapa pun mereka.
