Pemerintah kembali membuat kebijakan baru yang langsung menjadi perbincangan hangat: menerapkan sistem Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah pada hari Jumat untuk seluruh pegawai pemerintah di seluruh instansi.
Menteri terkait menjelaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk melakukan efisiensi anggaran negara, terutama dalam hal penghematan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cukup besar setiap harinya. Mengingat harga minyak dunia yang fluktuatif dan beban anggaran negara, langkah ini dinilai perlu dilakukan.
Namun, pemerintah juga memberikan jaminan bahwa kebijakan ini tidak akan membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu atau menurun kualitasnya. Menurut mereka, semua persiapan teknologi dan sistem kerja sudah disiapkan agar komunikasi dan koordinasi tetap berjalan lancar meskipun pegawai bekerja dari rumah. Produktivitas dijamin tetap terjaga dan roda ekonomi tidak akan terpengaruh.
Meski begitu, kebijakan ini memicu perdebatan seru di masyarakat. Ada yang mendukung dan menganggap ini ide bagus, modern, dan efisien. Tapi tidak sedikit juga yang meragukan, khawatir justru akan menurunkan kinerja, menyulitkan koordinasi, dan membuat pelayanan publik jadi lambat. Bagaimana menurutmu?
Sumber: detikcom, 28 Maret 2026
