Kecerdikan Kancil Menyeberang Sungai Penuh Buaya





 Di tepi sungai yang besar dan penuh buaya, Kancil ingin sekali menyeberang untuk pergi ke kebun mangga di seberang sana yang buahnya sedang manis-manis. Namun, ia tahu sungai itu berbahaya karena dihuni oleh banyak buaya ganas yang memangsa hewan lain. Kancil berdiri di tepi sungai berpikir keras, hingga akhirnya ia mendapat ide cemerlang. Ia mendekati seekor buaya yang sedang berjemur dan berkata dengan suara keras, "Halo, Pak Buaya! Saya membawa kabar baik dari Raja Hutan. Beliau ingin mengundang semua buaya ke pesta besar, tapi beliau perlu tahu jumlah kalian dulu agar makanan yang disiapkan pas."

 

Buaya itu senang mendengarnya dan segera memanggil semua temannya berkumpul. Kancil meminta mereka berbaris rapat membentuk jembatan dari tepi sungai ini sampai ke seberang agar ia bisa "menghitung" dengan akurat. Para buaya pun menurut dan berbaris rapat. Kancil pun melompat ke punggung buaya pertama, "Satu!", lalu ke yang kedua, "Dua!", dan seterusnya sambil melompat-lompat lincah. Sesampainya di seberang sungai, Kancil langsung tertawa terbahak-bahak dan mengaku bahwa ia hanya memanfaatkan mereka untuk menyeberang. Kancil pun lari masuk ke hutan menikmati mangga, sementara para buaya hanya bisa menepuk air karena kesal.

 

Pesan Moral:

Kecerdasan adalah anugerah yang sangat berguna untuk menyelamatkan diri dari bahaya dan kesulitan.