Lebaran identik dengan kebersamaan, silaturahmi, dan tentu saja, pesta kuliner. Berbagai hidangan lezat seperti rendang, opor ayam, sambal goreng ati, kue kering manis, dan minuman bersirup menjadi hidangan utama di meja makan. Meskipun sangat nikmat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi, pola makan yang berubah drastis ini seringkali membawa dampak tersendiri bagi kesehatan tubuh kita. Data yang dirilis oleh platform kesehatan Halodoc untuk periode Lebaran tahun 2025 menunjukkan tren yang cukup mencolok dan perlu diwaspadai.
Satu minggu setelah Hari Raya, jumlah permintaan pemeriksaan laboratorium untuk kadar kolesterol dan gula darah melonjak drastis hingga mencapai 95% dibandingkan dengan rata-rata mingguan sebelum Lebaran. Lonjakan ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang mulai menyadari atau merasakan perubahan pada tubuh mereka setelah menikmati hidangan Lebaran yang kaya akan lemak dan gula. Selain pemeriksaan medis, data juga mencatat peningkatan signifikan dalam pembelian produk kesehatan yang berkaitan dengan manajemen berat badan, suplemen penurun kolesterol, dan produk nutrisi lainnya.
Tidak hanya masalah metabolisme, gangguan pencernaan juga menjadi keluhan yang sangat umum pasca-Lebaran. Data menunjukkan bahwa konsultasi medis terkait masalah sembelit meningkat luar biasa hingga 593%, terutama pada waktu subuh. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kurangnya asupan serat dari sayuran dan buah-buahan,
serta banyaknya konsumsi makanan yang berlemak dan bersantan. Sementara itu, kasus diare juga meningkat sekitar 13% dalam kurun waktu dua minggu setelah perayaan, yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti makanan yang terlalu lama disimpan, campuran berbagai jenis makanan, atau kebersihan yang kurang terjaga saat berkunjung.
Ahli kesehatan menyarankan agar setelah masa perayaan selesai, kita segera kembali ke jalur pola makan yang sehat. Fokuskan kembali konsumsi pada sayuran hijau, buah-buahan segar, dan biji-bijian untuk mengembalikan keseimbangan pencernaan. Perbanyak minum air putih untuk membantu membuang racun dan menjaga hidrasi. Selain itu, jangan lupa untuk kembali rutin berolahraga, bahkan dimulai dari aktivitas ringan seperti jalan kaki, untuk membantu membakar kelebihan kalori yang didapat selama Lebaran dan mengembalikan kondisi tubuh menjadi bugar kembali.


