Workshop Laboratorium Dokkes Polri 2026 Perkuat Peran Scientific Crime Investigation dalam Penanganan Kasus Keracunan Makanan


Jakarta — Dalam rangka mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Pusdokkes Polri menggelar Workshop Laboratorium Dokkes Polri Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung pada 1–2 April 2026 di Hotel GranDhika Iskandarsyah.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Polri dalam memperkuat peran laboratorium Dokkes guna menghadirkan pelayanan yang lebih akurat dan berbasis ilmiah.

Workshop ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari personel Dokkes Polri, yakni 20 peserta dari jajaran kewilayahan luar Jakarta serta 5 peserta dari Jakarta, meliputi Biddokkes Polda, Korbrimob Polri, dan Pusdokkes Polri.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh narasumber dari Badan Gizi Nasional, yang memberikan pemahaman terkait tata kelola penyelenggaraan program MBG sesuai Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, termasuk penanganan kasus dugaan keracunan makanan. Selanjutnya, peserta mengikuti pre-test dan post-test serta menerima materi lanjutan terkait pengamanan makanan di lingkungan Polri.

Tidak hanya itu, workshop juga diisi dengan simulasi dan praktik teknis pengambilan serta penanganan sampel material biologis dari tubuh manusia untuk pemeriksaan laboratorium DNA dan biomedik. Kegiatan ini dilengkapi dengan diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman peserta.

Karo Labdokkes Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, S.pF., dalam keterangannya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas personel dalam mendukung penyelidikan berbasis ilmiah.

“Workshop ini merupakan upaya strategis untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi teknis personel Dokkes Polri, khususnya dalam penanganan barang bukti biologis untuk pemeriksaan laboratorium DNA dan biomedik. Hal ini sangat penting guna mendukung pengungkapan kasus dugaan keracunan makanan secara ilmiah melalui pendekatan Scientific Crime Investigation,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa optimalisasi layanan laboratorium Dokkes Polri menjadi bagian integral dalam mendukung tugas penyidikan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap layanan laboratorium Dokkes Pusdokkes Polri dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penyidik. Ini merupakan bagian dari eksistensi dan kontribusi nyata Dokkes Polri dalam memberikan dukungan profesional terhadap penegakan hukum sekaligus mendukung program nasional makanan bergizi gratis,” tambahnya.

Dengan mengusung tema “Penguatan dukungan laboratorium Dokkes Polri dalam program nasional makanan bergizi gratis sebagai implementasi bakti Polri untuk masyarakat”, workshop ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi antar satuan dalam mendukung kesehatan masyarakat dan penegakan hukum berbasis ilmiah.