SURABAYA, 28 MARET 2026 (MEDIA INDONESIA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumumkan peluncuran program “Gerakan Desa Mandiri Digital” di seluruh Kabupaten dan Kota di Jawa Timur. Program yang diluncurkan di Balai Kota Surabaya ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di tingkat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dalam pidatonya, Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa program ini akan memberikan akses internet berkecepatan tinggi, pelatihan keterampilan digital, serta dukungan teknologi bagi masyarakat desa. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada satu desa pun yang tertinggal dalam era digital ini,” ujarnya. Alokasi anggaran untuk program ini mencapai Rp 500 miliar, yang akan digunakan untuk membangun infrastruktur teknologi dan menjalankan berbagai aktivitas pelatihan.
Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menambahkan bahwa program ini juga akan bekerja sama dengan berbagai perusahaan teknologi untuk memberikan dukungan dalam bentuk peralatan dan keahlian teknis. Selain itu, akan ada pemantauan berkala untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan tujuan.
Beberapa kepala desa yang telah mengikuti tahap uji coba program menyampaikan apresiasi. “Dengan akses internet yang baik dan pelatihan digital, kami bisa memasarkan produk pertanian dan kerajinan desa ke pasar yang lebih luas,” ujar Bapak Sutrisno, Kepala Desa dari Kabupaten Malang.
