Pembobol Rumah Kosong Saat Mudik Lebaran Diungkap Polisi Cimahi


Cimahi – Momentum mudik Lebaran 1447 Hijriah yang seharusnya penuh kebahagiaan dinodai oleh aksi kriminalitas spesialis rumah kosong. 

Satreskrim Polres Cimahi bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait pembobolan empat rumah di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Dalam waktu singkat, Unit Resmob berhasil meringkus para pelaku yang memanfaatkan kelengahan pemilik rumah saat pulang ke kampung halaman.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Teguh Kumara, mengungkapkan bahwa rentetan aksi pencurian dengan pemberatan (curat) ini terjadi selama periode pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. 

Para pelaku diketahui telah memetakan target mereka dengan matang sebelum melancarkan aksinya di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

“Selama Ops Ketupat Lodaya ini, kami menerima laporan pencurian di empat rumah kosong. Melalui serangkaian penyelidikan intensif, para pelaku kini sudah berhasil kami amankan,” ujar AKP Teguh Kumara, Jumat (20/3/2026).

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka. Menariknya, salah satu pelaku diketahui merupakan eksekutor di dua lokasi berbeda. 

Modus operandi yang digunakan tergolong klasik namun terencana; mereka melakukan pengintaian terlebih dahulu untuk memastikan rumah benar-benar tidak berpenghuni.

Setelah situasi dipastikan aman, para pelaku merusak akses masuk, baik melalui jendela maupun pintu, kemudian menggeledah isi rumah untuk menggasak barang-barang berharga. 

Tak hanya kasus rumah kosong, dalam periode Ramadan ini, Polres Cimahi juga berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan modus kunci T yang dilakukan hanya dalam waktu kurang dari lima menit.

Menyikapi fenomena ini, Polres Cimahi mengeluarkan imbauan menyejukkan sekaligus tegas bagi masyarakat yang hendak atau sedang melakukan perjalanan mudik. 

Warga diminta untuk proaktif melapor kepada pengurus RT dan RW setempat sebelum meninggalkan hunian mereka. Langkah koordinasi ini sangat krusial guna memudahkan petugas dalam memetakan titik pengawasan.

“Kami instruksikan anggota untuk meningkatkan intensitas patroli di kawasan permukiman. Kami bersiaga penuh untuk mencegah potensi kriminalitas agar masyarakat bisa mudik dengan tenang,” tegas AKP Teguh.

Keberhasilan Polres Cimahi dalam meringkus para pelaku dalam waktu singkat ini menjadi peringatan keras bagi oknum kriminal lainnya bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi kejahatan selama musim Lebaran. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada dan memastikan sistem pengamanan rumah (seperti kunci ganda atau CCTV) berfungsi dengan baik sebelum bepergian.