Sebuah gudang gas Elpiji di kawasan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, mengalami ledakan hebat dan terbakar pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Peristiwa ini terekam dalam video yang segera viral di media sosial, memperlihatkan kobaran api besar yang disertai kepulan asap hitam tebal yang menjulang tinggi, serta beberapa kali suara ledakan keras yang diduga berasal dari tabung gas yang meledak akibat panas.
Gudang yang terbakar berlokasi di samping kawasan perumahan Bekasi Timur Regensi 7, yang merupakan pemukiman padat penduduk. Ledakan dan api yang menyebar cepat memicu kepanikan warga, yang langsung berlarian menyelamatkan diri sambil membawa barang berharga. Beberapa warga melaporkan bahwa rumah mereka terkena percikan api atau getaran ledakan, menyebabkan kerusakan pada atap dan jendela.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bekasi segera menerjunkan sekitar 15 armada pemadam kebakaran dan lebih dari 50 personel ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung hingga dini hari Kamis (2/4/2026) dan api baru benar-benar padam sekitar pukul 03.00 WIB. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas yang menyala akibat kontak dengan sumber panas tidak diketahui.
Hingga saat ini, sebanyak 15 orang melaporkan mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan bervariasi, mulai dari luka bakar ringan hingga parah hingga 90% pada bagian tubuh tertentu. Korban telah dirawat di rumah sakit umum Kota Bekasi dan RS Bhayangkara Bekasi. Selain itu, sekitar 19 rumah dan 2 kios di sekitar lokasi kejadian hangus terbakar, serta 1 musala mengalami kerusakan parah. Pihak pengelola SPBE Cimuning belum memberikan keterangan resmi, namun telah menyatakan akan bekerja sama dengan penyelidikan yang dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat serta Kepolisian Kota Bekasi untuk mengetahui penyebab pasti dan tanggung jawab terkait insiden ini.
Sumber : news.detik.com
