![]() |
| foto: Kompas |
WASHINGTON, 28 MARET 2026 (REUTERS) – Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan tiga serangan terhadap empat kapal yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba di perairan Pasifik Timur. Serangkaian serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas dan berhasil menyita berbagai jenis narkotika senilai jutaan dolar.
Dalam pernyataannya, Hegseth menyatakan bahwa serangan tersebut diperintahkan oleh Presiden Donald Trump dan merupakan bagian dari upaya AS dalam memerangi perdagangan narkoba global. “Kita akan terus mengambil tindakan tegas terhadap organisasi yang terlibat dalam perdagangan narkoba dan terorisme,” ujarnya.
Perwakilan dari beberapa negara di kawasan Pasifik menyampaikan apresiasi terhadap tindakan AS, namun juga mengingatkan bahwa perlu ada kerja sama internasional yang lebih erat untuk menangani masalah perdagangan narkoba. Mereka menyatakan bahwa perdagangan narkoba tidak hanya merusak kesehatan masyarakat tetapi juga mengganggu stabilitas keamanan dan ekonomi di kawasan.
Organisasi PBB terkait narkoba juga telah menyampaikan bahwa mereka siap bekerja sama dengan semua negara dalam memerangi perdagangan narkoba. Mereka menekankan pentingnya pendekatan komprehensif yang mencakup pencegahan, pengadilan, dan rehabilitasi untuk mengatasi masalah narkoba secara efektif.
