Prabowo Buka Suara Soal Dana BOP, Klaim Kontribusi Bantu Program Perdamaian Global

 




JAKARTA, 26 MARET 2026 (SUARA UTAMA) – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengklarifikasi isu dana keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BOP) dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Gedung Parlemen Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa dana yang dialokasikan sebesar Rp 250 miliar merupakan kontribusi sukarela yang digunakan untuk mendanai program perdamaian dan pembangunan di kawasan yang terkena konflik.

 

“Kontribusi Indonesia tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga meliputi pengalaman dan keahlian dalam menangani konflik secara damai,” ujarnya. Anggota Komisi I dari Fraksi PDIP menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan dana tersebut untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menambahkan bahwa Indonesia sebagai anggota BOP juga akan aktif berperan dalam menyusun kebijakan kerja sama internasional terkait perdamaian global. Rencananya, Indonesia akan mengusulkan program pelatihan bagi aparatur keamanan dari negara-negara yang sedang dalam proses pemulihan pasca konflik.

 

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat sipil yang mengapresiasi langkah pemerintah dalam berkontribusi pada perdamaian global. Mereka mengingatkan agar Indonesia tetap fokus pada kepentingan nasional sambil menjalankan tanggung jawab internasionalnya.